Brand Cort sendiri berasal dari Amerika meskipun pabriknya ada di Korea dan Indonesia tetapi pusatnya masih berada di Amerika.
Di Indonesia sendiri Cort hadir dengan berbagai macam tipe, mulai dari jenis low end guitar seharga 1-3 juta-an hingga yang yang berharga 10 jt-an. Tetapi yang buatan Indonesia biasanya adalah gitar-gitar low end meskipun menurut gue dari segi kualitas tidak kalah dibanding dengan buatan luar negeri hanya ada beberapa hal yang memang mesti dibenahi.
Cort G 254 merupakan sebuah gitar serba guna yang menurut gue memang dirancang untuk memainkan berbagai jenis musik.

FEATURES
Body guitar terbuat dari basswood dan dilengkapi dengan tiga buah pick-up yang terdiri dari 2 buah single pick up dan 1 buah humbucker merek Mighty Mite. Sementara necknya memiliki 22 frets terbuat dari marple dan menggunakan freetwood yang terbuat dari rosewood dengan small dot inlay disisinya. Ia juga dilengkapi dengan tremolo Wilkinson yang menggunakan roller ball untuk finishing tune up. Controlnya terdiri dari satu buah knop volume dan sebuah knop tone yang dapat difungsikan sebagai coil tap. Sehingga apabila coil tapnya ditekan ke bawah maka humbucker akan berfungsi sebagai single coil pick up tetapi apabila ditarik keatas maka pick up tersebut akan berubah menjadi humbucker,…… cool!!! Gitar ini juga dilengkapi dengan 5 way switch model fender yang bisa digunakan untuk memilih pick up mana yang ingin kita operasikan.

SOUND
Ggitar ini memiliki suara yang lumayan oke. Perpaduan antara 1 humbucker dan 2 single coil pick up plus 5 way switch membuat guitar ini dapat digunakan untuk memainkan berbagai jenis musik. Humbuckernya bisa menghasilkan suara dengan karakter tebal di frekuensi rendah sedangkan single coilnya bisa menghasilkan suara di frekuensi tengah, okelah buat mainin blues. Tetapi dari sisi sound, gitar-gitar serba guna seperti ini memang tidak pernah bisa menampilkan performance yang full. Performancenya terdengar baik di nada-nada rendah, apabila knop tonenya kita tarik ke atas sehingga humbucker berfungsi maka suaranya menjadi sangat tebal dan sangat cocok bagai gitaris yang suka memainkan teknik power chords. Cocoklah buat memainkan musik keras seperti Metallica dan kawan-kawan. Apabila swith kita geser ke tengah maka yang keluar adalah suara bluessy yang renyah, sedikit tebal memang tetapi masih oke. Kelebihan lain yang dimiliki oleh gitar ini adalah karakter akustiknya tetapi terasa walaupun ia merupakan gitar electric. Kalau anda punya multi effect processor coba setel effect anda ke effect accustic guitar maka suara yang muncul akan terasa natural. Di sisi lain ada beberapa kelemahan yang dimiliki oleh gitar ini antara lain : meskipun menggunakan 2 pick up single suara gitar ini tetap terasa tebal, jadi bila anda termasuk penggemar suara thin maka rasanya akan sedikit kecewa bila menggunakan Cort 254. tetapi sebaliknya for humbucker lover pasti akan senang.
Kelemahan lain adalah set up pabrik yang tidak konsisten, Cort 254 yang saya miliki harus sedikit di otak atik biar enak di tangan karena jarak antar strings dan fret board terasa agak jauh sehingga perlu effort untuk memainkannya. Yang mengherankan masalah yang sama tidak ditemui di gitar sejenis yang lain. Anyway, guitar ini sangat cocok bagi untuk dipilih sebagai guitar pertama bagi teman-teman yang baru memiliki guitar listrik untuk pertama kalinya. Apalagi jika belum menentukan jenis musik yang akan dimainkan. Disamping modelnya yang menarik, suara yang lumayan, harganya juga oke jika dibandingkan dengan guitar yang kita dapat.

MAJU TERUS GITAR INDONESIA…..!!!! KEEP ON ROCKIN……

wuhHAG……….METAL ………

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: